Welcome to QIENAZONE. Thank you for visited my blogsite. Wish it will be useful for you guys. Leave a comment please ^^

Jumat, 08 November 2013

APGAR SCORE (Appreance Pulse Grimace Activity and Respiratory)

,
A.           Sejarah
Pada sekitar tahun 1949 dan 1952, dianggap ada beberapa tanda yang mudah diamati pada bayi yang baru lahir. Lima terpilih sebagai tanda yang mudah dievaluasi tanpa memerlukan peralatan khusus, serta dapat diajarkan kepada tenaga medis di ruang bersalin tanpa kesulitan.
Tujuan asli menetapkan sistem penilaian adalah untuk memprediksi kelangsungan hidup, dan untuk membandingkan beberapa metode resusitasi yang digunakan pada saat itu. Pengaruh berbagai praktik kebidanan seperti induksi persalinan, operasi caesar elektif, dan anestesi ibu serta analgesia mungkin juga akan tercermin dalam skor. Selanjutnya diharapkan sistem penilaian akan menjamin pengamatan lebih dekat dari bayi selama menit pertama kehidupan. Nilai sistem untuk penelitian neonatal dan untuk memprediksi defisit neuromuskuler pada anak usia dini ditunjukkan kemudian.
Sistem ini bekerja dengan baik dalam mengidentifikasi bayi yang memiliki ketidakseimbangan metabolik berat. Ini tidak bekerja dengan baik sebagai dasar untuk masa tindak lanjut studi. Ada dua alasan untuk kekurangan ini :
1.             Setelah menerima laporan dari berbagai rumah sakit dan bertemu beberapa tenaga medis, pengalaman menunjukkan bahwa orang yang melahirkan bayi tidak harus menjadi satu-satunya orang yang menetapkan skor. Dia selalu terlibat secara emosional antara hasil pemeriksaan dengan keluarga, dan disadari atau tidak ia tidak membuat keputusan yang akurat untuk skor total.
2.             Waktu untuk menetapkan skor adalah 60 detik setelah lahir. Interval ini dipilih pada tahun 1952 setelah mengamati beberapa ratus bayi untuk waktu depresi klinis maksimal. 30, 60 -, 90 - dan 120-detik pengamatan dilakukan dengan dua pengamat, yang pada akhirnya menyetujui 60 detik adalah waktu yang tepat untuk menerapkan skor.
Harus ada cara otomatis untuk mengumumkan berlalunya 60 detik. Hanya dokter anestesi yang telah terbiasa untuk hidup dengan arloji di tangan. Untuk orang lain, satu menit adalah interval pendek luar biasa. Pada beberapa kesempatan, seperti serangan jantung, itu adalah interval yang sangat panjang. Sebuah timer otomatis sederhana harus selalu disiapkan, dan ditetapkan untuk 60 detik. Lima puluh lima detik akan lebih baik untuk pengamatan lima tanda.
Ketika kepala dan kaki bayi keduanya sudah terlihat, timer dimulai dan alarm berbunyi setelah 60 detik, dimana skor ditetapkan.

Sekitar sepuluh tahun setelah diperkenalkan oleh Dr. Virgina Apgar, akronim APGAR dibuat di Amerika Serikat sebagai alat bantu menghafal: Appearance, Pulse, Grimace, Activity, dan Respiration (warna kulit, denyut jantung, respons refleks, tonus otot/keaktifan, dan pernapasan). Alat bantu hafal ini diperkenalkan pada tahun 1963 oleh dokter anak Dr. Joseph Butterfield. Akronim yang sama juga digunakan di Jerman, Spanyol, dan Perancis.
Kata Apgar juga dibuatkan kepanjangan American Pediatric Gross Assessment Record. Tes ini juga telah direformulasikan dengan singkatan yang berbeda “How Ready Is This Child”, dengan kriteria yang pada dasarnya sama: Heart rate, Respirotary effort, Irritability, Tone, dan Color (denyut nadi, pernapasan, reaksi refleks, sikap, dan warna).
Dr. Virginia Apgar
 B.           Apgar Score
1.             Pengertian Nilai Apgar
Penilaian APGAR adalah metode penilaian yang digunakan untuk mengkaji kesehatan neonatus dalam 1 sapai 5 menit setelah lahir. Penilaian menit pertama adalah menentukan tindakan, sedangkan menit kelima adalah menentukan prognosa.
Sesaat setelah bayi lahir, penolong persalinan biasanya langsung melakukan penilaian terhadap bayi tersebut. Perangkat yang digunakan untuk menilai dinamakan Skor APGAR.
Skor Apgar biasanya dinilai pada menit pertama kelahiran dan biasanya diulang pada menit kelima. Dalam situasi tertentu, Skor Apgar juga dinilai pada menit ke 10, 15 dan 20.
2.             Hal  Yang Harus Dinilai
Tabel Penilaian APGAR
Tanda-tanda
0
1
2
A:Appreance
(warna kulit]
Pucat atau Biru
Tubuh Merah
Seluruh Tubuh Merah
P: Pulse
(frekuensi jantung)
Tak ada detak jantung
<100x/menit Lemah dan Lamban
>100x/menit Detak jantung kuat
G:Grimace
(Reaksi thdp rangsang)
Tidak ada respon
Menyeringai atau Kecut
Menangis
A: Activity
(Tonus otot)
Tidak ada gerakan
Ada sedikit
Seluruh ekstermitas bergerak aktif
R: Respiratory
Tak ada
Pernapasan perlahan, Bayi terdengar marah
Menangis Kuat
Kelima hal diatas dinilai kemudian dijumlahkan.

3.             Klasifikasi Klinik
a.             Nilai 7-10  : bayi normal
b.             Nilai 4-6    : bayi dengan asfiksia ringan dan sedang
c.             Nilai 1-3    : bayi dengan asfiksia berat
Jika jumlah skor berkisar di 7 – 10 pada menit pertama, bayi dianggap normal. Jika jumlah skor berkisar 4 – 6 pada menit pertama, bayi memerlukan tindakan medis segera seperti penyedotan lendir yang menyumbat jalan napas dengan suction, atau pemberian oksigen untuk membantunya bernapas. Biasanya jika tindakan ini berhasil, keadaan bayi akan membaik dan Skor Apgar pada menit kelima akan naik.
Jika nilai skor Apgar antara 0 – 3, diperlukan tindakan medis yang lebih intensif lagi. 
Perlu diketahui, Skor Apgar hanyalah sebuah tes yang didisain untuk menilai keadaan bayi secara menyeluruh, sehingga dapat ditentukan secara cepat apakah seorang bayi memerlukan tindakan medis segera. Skor Apgar bukanlah patokan untuk memperkirakan kesehatan dan kecerdasan bayi dimasa yang akan datang.

Apgar Score

C.           Hasil dan Tindakan
Bayi dengan hasil total 7 atau lebih pada menit pertama setelah lahir, secara umum berada pada keadaan sehat. Bukan berarti skor yang rendah menunjukkan bahwa anak tidak sehat atau tidak normal. Hasil yang rendah dalam penilaian itu, menunjukkan bahwa anak membutuhkan tindakan yang sifatnya segera, seperti menyedot atau mengeluarkan cairan dari saluran pernapasan atau pemberian oksigen untuk membantu pernapasan, tindakan tersebut dapat memberikan perbaikan keadaan bayi secara umum.
Pada menit ke-5 setelah lahir, penilaian kembali dilakukan, dan jika skor bayi tidak naik hingga nilai 7 atau lebih dan berdasarkan pertimbangan lainnya dari keadaan bayi maka dokter dan perawat akan melanjutkan tindakan medis yang perlu untuk dilakukan dan pemantauan intensif. Beberapa bayi yang lahir dengan masalah pada organ jantung dan paru-paru akan membutuhkan tindakan medis lanjutan, sedangkan yang lain hanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan luar. Kebanyakan bayi baru lahir dengan nilai Apgar pertama dibawah 7, akan baik-baik saja.
Penting bagi orang tua yang baru memiliki bayi untuk mengetahui nilai Apgar. Penilaian ini dibuat untuk menolong tenaga kesehatan dalam mengkaji kondisi secara umum bayi baru lahir dan memutuskan untuk melakukan tindakan darurat atau tidak. Penilaian ini bukan ditujukan sebagai prediksi terhadap kesehatan bayi atau perilaku bayi, atau bahkan status intelegensia/kepandaian. Beberapa bayi dapat mencapai angka 10, dan tidak jarang, bayi yang sehat memiliki skor yang lebih rendah dari biasanya, terutama pada menit pertama saat baru lahir.
Perlu diingat bahwa skor Apgar agak rendah (terutama pada menit pertama) adalah normal pada beberapa bayi baru lahir, terutama bayi yang lahir dari ibu hamil dengan risiko tinggi, lahir melalui proses operasi cesar, atau ibu yang memiliki komplikasi selama kehamilan maupun proses persalinan. Skor Apgar yang rendah juga bisa terjadi pada bayi prematur, dimana kemampuan untuk menggerakkan otot/alat gerak lebih rendah daripada bayi cukup bulan. Bayi prematur dalam kasus apapun akan memerluan pemantauan ekstra dan bantuan pernapasan, dikarenakan paru-paru belum sempurna.
Jika dokter atau tenaga kesehatan peduli terhadap penilaian bayi, maka mereka akan memberitahukan dan menjelaskan kondisi bayi, apa yang mungkin menjadi penyebab masalah, dan penanganan apa yang akan diberikan. Yang paling penting, sebagian besar bayi melakukan penyesuaian dengan baik maka tetap tenang dan jalani proses tersebut dengan sebaik-baiknya.
Pertolongan Yang Mungkin Dilakukan Jika nilai APGAR  4-6 maka dapat dlakukan pertolongan penghisapan lendir yaitu dengan cara sebagai berikut:
1.             Letakkan  bayi  pada  posisi  terlentang  di  tempat  yang  keras  dan  hangat.
2.             Gulung sepotong kain dan  letakkan di bawah bahu sehingga  leher  bayi  lebih  lurus  dan  kepala  tidak menekuk.  Posisi  kepala  diatur  lurus lebih sedikit tengadah ke belakang.
3.             Bersihkan hidung, rongga mulut dan tenggorokan bayi dengan jari  tangan yang dibungkus kasa steril.
4.             Tepuk kedua  telapak kaki bayi sebanyak 2-3 kali atau gosok kulit  bayi  dengan  kain  kering.  Dengan  rangsangan  ini  biasanya  bayi segera menangis. Kekurangan zat asam pada bayi baru lahir dapat menyebabkan kerusakan otak. Sangat penting membersihkan jalan napas,  sehingga  upaya  bayi  bernapas  tidak  akan  menyebabkan aspirasi lendir (masuknya lendir ke paru-paru).
5.             Alat  penghisap  lendir mulut  (DeLee)  atau  alat  penghisap  lainnya yang  steril,  tabung oksigen  dengan  selangnya  harus  telah  siap  di tempat.
6.             Segera lakukan usaha menghisap mulut atau hidung.
7.             Petugas harus memantau dan mencatat usaha napas yang pertama.
8.             Warna  kulit,  adanya  cairan  atau  mekonium  dalam  hidung  atau  mulut harus diperhatikan. Bantuan  untuk  memulai  pernapasan  mungkin  diperlukan  untuk  mewujudkan ventilasi yang adekuat.
9.             Dokter  atau  tenaga  medis  lain  hendaknya  melakukan  resusitasi setelah satu menit bayi tak bernapas

DAFTAR PUSTAKA
Apgar, Virginia M.D. The Newborn (Apgar) Scoring System: Reflection and Advice. New York: The National Foundation <http://130.14.81.99/ps/access/CPBBJY.pdf>
Ucup. Cara Mengukur Apgar Score. Dilihat tanggal 28 September 2013 <http://x-asuhankeperawatan.blogspot.com/2012/07/cara-mengukur-apgar-score.html>
Wikipedia. Skor Apgar. Dilihat tanggal 28 September 2013 <http://id.wikipedia.org/wiki/Skor_Apgar>

0 comment to “APGAR SCORE (Appreance Pulse Grimace Activity and Respiratory)”

Poskan Komentar

 

QIENAZONE Copyright © 2011 | Template design by QIENAZ | Powered by Syauqinaa Sabiilaa